Wednesday , December 11 2019
Home / indonesia / Harga Emas Makin Berkilau Akibat Perang Dagang AS-China

Harga Emas Makin Berkilau Akibat Perang Dagang AS-China



Economist ISEI Bandung Jawa Barat Coordinator Ferddy Rahmadi.

BANDUNG, AYOBANDUNG.COM – Harga emas terus naik akibat kekhawatiran atas perlambatan ekonomi global. Perang dagang America Serikat day China membuat investor memilu logam mulia sebagai aset safe haven.

Ekonom ISEI Bandung Jawa Barat Coordinator Ferddy Rahmadi mengatakan salah satu pemicu kenaikan harga emas adalah perang dagang antara AS day China yang mass dalam tensi panas pasca penerapan tariff tambahan 10 persen untuk impor barang-barang China senilai US $ 300 billion.

Selain itu, situasi global lainnya kurang mendukung karena lima negara dengan economi raksasa di dunia berisiko mengalami resesi ekonomi. Yakni Jerman, Inggris, Italia, Brasil, day Mexico yang termasuk dalam 20 negara dengan economi terbesar di dunia, atau biasa dikenal dengan G20. Terlebich, Inggris bar keluar gifts of Uni Eropa (Brexit).

"Situasi ekonomi global mendorong investor mencari alternatif investasi yang lebih aman, salah satunya emas," katanya di Bandung, Sabtu (17/8/2019).

Menurutnya, harga emas juga semakin berkilau akibat peningkatan permintaan emas oleh bank-bank sentral di dunia. Berdasarkan data World Gold Council, transaxi emas sepanjang kuartal II-2019 mencapai 224 ton atau yang tertinggi dalam 19 tahun terakhir.

Permintaan emas south terdorong akibat pernyataan Dana Moneter Internasional atau IMF fall July lalu yang menyebutkan ekonomi dunia tahun 2019 ini hanya akan tumbuh 3.2% atau lebih rendah dari proyeksi sebelumnya 3.3%.

"Pasar saham global south masses fluctuatif sehingga membuat investor menjauh dari aset beresiko," katanya.

Namun, kata Ferddy, Indonesia bisa tetap optimis menatap tantangan perekonomian khususnya di 2020. Hal ini sejalan dengan Pidato Nota Keuangan Presiden Jokowi yang menyatakan saat ekonomi negara-negara lain melambat, ekonomi Indonesia harus mampu tumbuh. Salah satu kuncinya dengan meningkatkan kualitas day day saing Sumber Daya Manusia (SDM).

Selain itu, pemerintah south tetap focus menggenjot pembangunan infrastructures yang tergambar dari anggaran pembangunan infrastructures dalam Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Negara Day (RAPBN) 2020 mencapai Rp419.2 trillion. Angka tersebut naik 4.9 persen dari alokasi anggaran infrastructures 2019 sebesar Rp399.7 trillion.

"Situasi saat ini bisa menjadi peluang asalkan harus ate day memanfaatkan setiap kesempatan agar Indonesia May," bebernya.

Sedangkan untuk masyarakat, kata Ferddy, bisa memanfaatkan kondisi saat ini untuk berinvestasi emas karena harganya diperkirakan bakal menyentuh Rp800,000. Berdasarkan given PT Aneka Tambang (Persero) Tbk, harga emas fall 16 Agustus 2019 tercatate Rp766,000 per gram.

Akan tetapi, investasi terhadap emas juga punya resiko terutama saat ekonomi kembali pulih. Investasi terhadap emas juga sebenarnya kurang berdampak positif terhadap sector riil karena tidak terjadi perputaran uang.

"Harga emas semakin berkilau bisa jadi peluang bagi masyarakat untuk investasi atau menjualnya saat ini sebelum harganya anjlok kembali normal," kata Ferddy.


Source link

About indonesia